WELCOME
this blog is for everyone. Enjoy this blog :)
Kamis, 22 Maret 2012
Dalam Kenangan... [FIONA E. PATTY]
Dear diary..
ini kisah tentang dia yang pernah hadir dihidupku...
sejak itu...
hidupku jadi bahagia...
karena dia slalu temani hari-hariku...
Berbagi canda tawa serta tangis...
tapi kini dia telah pergi jauh untuk selama-lamanya dan takkan kembali...
diaryKu kumerindukan dia...
sahabatku aku merindukanmu.....
telah habis air mata dan semua kata-kata telah kucurahkan...
Tapi tak mungkin bisa mengembalikanmu....
Fio,,
Menjelang 2 tahun kepergianmu..
kau pergi meninggalkan sejuta kenangan indah saat kita bersama dulu...
Bersama Cherly dan tentunya Sedhu ChiLver Community....
Kini,,
takkan ada lagi curhatan yang ku dengar darimu...
Tak ada lagi canda tawamu.....
Yang selalu mewarnai hari-hariku....
Rasanya ini terlalu cepat terjadi...
Disisi lain aku tak sanggup melihat Fio terlalu menderita karena 1 dan lain hal....
Namun ini semua adalah kehendak TUHAN yang tak pernah disangka dalam pikiran manusia...
Rasanya berat melepas kepergianmu sahabat....
Namun perlahan tapi pasti...
Semua kenangan saat bersamamu akan selalu terukir indah dalam hati...
Aku berharap semoga Fio mendapat tmpat yg baik disisiNYA dan fio tenang dialam sana..
HAPPY BIRTHDAY Fio, dear Jesus hugs you :)
→Rest in peace←
♥FIONA EUGENIE PATTY♥
☆23'03'96☆
文 04'08'10 文
My LDR
The test of love isn't when we are together. It comes when we are not together and realize that despite the distance, love is still there. When people ask me how's the feel of Long Distance Relationship (LDR), I said, "it's sweet". We're not in one place but we are in one heart, I always proud to love you darl :)
Sabtu, 10 Maret 2012
Pelangi Di Malam Hari
Apa saja yang membuatmu bahagia telah kulakukan untukmu demi mengharapkan cintamu
kini ku bagai menanti datangnya pelangi di malam hari yang sepi...
Ku sadari yang telah kulakukan membuat hatimu terpenjara dan tak kuasa ku membukanya
walau seluruh dayaku ingin bersamamu,
kunci hatimu patah tak terganti...
Cinta tak harus memiliki,
tak harus menyakiti,
cintaku tak harus mati,
cinta tak harus bersama,
tak harus menyentuhmu,
membiarkan dirimu dalam bahagia walau tak di sampingku itu ketulusan cintaku.....
Jumat, 09 Maret 2012
I'm Waiting
Monday i'm waiting...
Tuesday i'm still waiting to see if you are fine...
Wednesday you're still not here. Neither in the morning or later.
Thursday is also emply.
Friday, saturday, or sunday none of the day that i don't miss you.
None of the day that you'll come back to be in our old days.
The day that i mete you, the day that i was close to you, the day that we held hands, the day that i loved you, the day that you listened to me.
How long it will be like this? I don't know.
How many months or years?
How many billions of our past memory?
I NEVER DON'T MISS YOUKamis, 08 Maret 2012
SEJARAH KATEKISASI, KATEKISASI DAN PENEGUHAN SIDI
ASAL KATA
Katekisasi atau katekese berasal
dari bahasa Yunani (katekhein), yang berarti: memberitakan, memberitahukan,
mengajar, memberi pengajaran
Contoh pemakaiannya; baca Lukas 1:4;
Kis 18:25, Roma 2:17-18, dan masih ada ayat-ayat lain lagi.
Dari ayat-ayat itu, katekhein
ditekankan pada mengajar atau membimbing seseorang (atau beberapa orang) agar
mereka melakukan apa yang diajarkan padanya.
Katekisasi bukan sekedar mentransfer
ilmu pengetahuan tentang Alkitab (cara ini disebut didache),, melainkan
menekankan pada pemahaman isi Alkitab dan penerapannya (cara inilah yang
disebut: katekese)
LATAR BELAKANG SEJARAH
Periode Perjanjian Lama:
Setiap orang tua berkewajiban untuk
mengkomunikasikan iman mereka dan menceritakan segala perbuatan Tuhan sejak
dari nenek moyangny mereka kepada keturunannya dari generasi ke generasi (baca
Mazmur 78:3-7)
Cara penyampaiannya: memperhatikan,
mengajar berulang-ulang, membicarakan, membuat symbol/tanda.
Pengajaran dilakukan di rumah atau
di luar rumah.
Tahap Pengajarannya:
Usia 5 tahun, Pelajaran dasar
membaca Taurat.
Usia 10 tahun, diberi pengajaran
MISYNA (bahan ulangan yang dihafal)
Usia 12-13 tahun, wajib taat pada
aturan hokum yahudi yg disebut MITSWOTH (anak laki-laki telah dianggap sebagai
anak hokum Taurat)
Setiap umat harus mengucapkan
pengakuan iman mereka (credo) bahwa “TUHAN itu ALLAH kita, TUHAN itu esa!
Kasihilah TUHAN Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan
dengan segenap akal budimu” (Ulangan 6:4-6)
Periode Masa Pembuangan:
Pengajaran di lakukan di Sinagoge
(rumah sembahyang orang yahudi yg ada di seyiap kampung)
Pelajarannya: SYEMO ESRE (delapan
belas), adalah doa yang terdiri dari 18 pengucapan dan diucapkan setiap hari
(pagi, sore dan malam) dalam ibadah di sinagoge
Khusus untuk anak-anak diberikan
pelajaran SYEMA YISRAEL (seperti kredo pengakuan iman percaya)
Periode Tahun 75 sebelum Masehi
(sebelum kelahiran Yesus)
Anak usia 7 atau 7 tahun
disekolahkan khusus di BETH-HA-SEFER (artinya rumah sang kitab), mereka belajar
tentang Taurat dan menghafalnya.
Anak usia 10 atau 11 tahun dikirim
ke BETH-HA-MIDRASY (artinya rumah pengajaran), mereka meneliti manfaat dan
makna isi Taurat
Periode Gereja Purba atau Gereja mula-mula
Yang mau menjadi pengikut Yesus
harus mempelajari Alkitab dan ajaran para rasul selama 3 tahun. Setelah itu
mereka harus menerapkan kehidupan Kristen yang tertib dan teratur, benar-benar
bertobat dan menyatakan diri siap sedia memikul salibNya.
Setelah 3 tahun itu, barulah mereka
dilayani baptisan dan pelayanan Perjamuan Kudus
Periode Reformasi Marthin luther dan
Yohanes Calvin:
Luther: katekisasi ditujukan kepada semua warga jemaat, khususnya
generasi muda secara teratur dan tertib agar dapat mengambil bagian dalam
lingkup gereja maupun masyarakat secara bertanggungjawab.
Calvin: tujuan pengajarannya adalah memupuk akal orang percaya dan
anak-anak mereka dengan Firman Allah di bawah bimbingan Roh Kudus melalui
sejumlah pengalaman belajar yang dilaksanakan gereja, sehingga dalam diri
mereka dihasilkan pertumbuhan rohani yang terus menerus dan dijewantahkan dalam
pengabdiannya kepada Allah melalui tindakan nyatanya terhadap sesame.
Dengan demikian, berdasarkan
perkembangan sejarahnya, katekisasi diadakan dalam lingkup: keluarga,
lembaga keagamaan, sekolah umum dan gereja.
Pesertanya adalah semua anggota persekutuan orang percaya.
Pengajarnya adalah: Allah, Orangtua, Iman-imam, pastor, Guru-guru,
Semua orang percaya.
Penekanan isi adalah: Pengakuan percaya (kredo) kepada Yesus Kristus.
Metode: kognitif, afektif dan psikomotorik yang seimbang/selaras.
KATEKISASI MENURUT GPIB (Persidangan
Sinode GPIB XIV tahun 1986)
Katekisasi yang diajarkan oleh GPIB
adalah:
- Salah satu mata rantai dari kegiatan Pembinaan Warga
Gereja
- Suatu upaya mendidik dan memperlengkapi calon warga
sidi jemaat untuk menghayati dan melakukan kehendak Allah Bapa dalam Yesus
Kristus di berbagai bidang kehidupan
PENEGUHAN SIDI
Makna Peneguhan Sidi: bahwa proses
pembinaan dan pengajaran iman yang dilakukan selama katekisasi telah selesai
dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hal ini ditandai dengan pertanyaan:
- Apakah dia mengaku percaya akan Allah Tritunggal yang
Esa, mengaku bersedia untuk menjalankan panggilan dan pengutusannya di tengah
Gereja dan bersedia hidup dalam Tuhan
- Apakah dia mengaku percaya kepada Yesus Kristus sebagai
Juruselamat dan bersedia hidup dipimpin Roh Kudus
- Apakah dia percaya bahwa Alkitab adalah Firman Tuhan
yang berisi Perjanjian-Nya yang membuatnya menerima baptisan kudus, dan
apakah dia mau membuang segala bentuk kepercayaan lain dan hidup sesuai
kehendak Tuhan?
Maka, yang dilakukan dalam Peneguhan
Sidi adalah
PERTAMA, Pernyataan pengakuan iman percaya dihadapan Allah dan
jemaatNya melalui 3 pertanyaan diatas,
KEDUA, Menyatakan janjinya untuk terlibat dalam seluruh kegiatan
peribadahan, pembinaan, pelayanan dan kesaksian.
Friends Till The End
Friends 'till the end,
That's what we always said,
Even when all hopes were dead.
Friends 'till the end,
We will always be,
Nothing can ever come between you and me.
Friends 'till the end,
Even when nothing will bend,
Our friendship we will always mend.
Friends 'till the end,
There's nothing we can't overcome,
I know you'll be there when I need someone.
Friends 'till the end,
We will never part,
As long as we have each other in our hearts.
Friends 'till the end,
Lies never told,
Standing together so strong and so bold.
Friends 'till the end,
With nowhere to begin,
I know I'll never be without you as a friend.
Friends 'till the end,
You can cry on my shoulder,
That's what I've always told her.
Friends 'till the end,
Through sun and snow,
While others still come and go.
Friends 'till the end,
When my light fades away,
She brings back the sunlight into my day.
Friends 'till the end,
Nothing else in mind,
Someone who's always there when you're in a bind.
Friends 'till the end,
All throughout time,
I'm proud to say you're a friend of mine.
Friends 'till the end,
Even with a fight,
We'll always be friends again that night.
Friend 'till the end,
Through thick and thin,
A strong friendship will always win.
Friends 'till the end,
Through laughter and tears,
With a friend you can overcome any fears.
Friend 'till the end,
We share all our dreams,
We will make it by any means.
Friends 'till the end,
Our hopes will all come true,
There's no other pair like me and you.
Friends 'till the end,
Through highs and lows,
When we're together anything goes.
Friends 'till the end,
We're in the same boat,
But it will always stay afloat.
Friends 'till the end,
I'll never be alone again,
As long as I have you as a friend.
Friends 'till the end,
No matter what people say,
We will always go our own way.
We may take other paths,
And go separate ways,
But we'll always meet at the bend,
Because we're friends 'till the end.
That's what we always said,
Even when all hopes were dead.
Friends 'till the end,
We will always be,
Nothing can ever come between you and me.
Friends 'till the end,
Even when nothing will bend,
Our friendship we will always mend.
Friends 'till the end,
There's nothing we can't overcome,
I know you'll be there when I need someone.
Friends 'till the end,
We will never part,
As long as we have each other in our hearts.
Friends 'till the end,
Lies never told,
Standing together so strong and so bold.
Friends 'till the end,
With nowhere to begin,
I know I'll never be without you as a friend.
Friends 'till the end,
You can cry on my shoulder,
That's what I've always told her.
Friends 'till the end,
Through sun and snow,
While others still come and go.
Friends 'till the end,
When my light fades away,
She brings back the sunlight into my day.
Friends 'till the end,
Nothing else in mind,
Someone who's always there when you're in a bind.
Friends 'till the end,
All throughout time,
I'm proud to say you're a friend of mine.
Friends 'till the end,
Even with a fight,
We'll always be friends again that night.
Friend 'till the end,
Through thick and thin,
A strong friendship will always win.
Friends 'till the end,
Through laughter and tears,
With a friend you can overcome any fears.
Friend 'till the end,
We share all our dreams,
We will make it by any means.
Friends 'till the end,
Our hopes will all come true,
There's no other pair like me and you.
Friends 'till the end,
Through highs and lows,
When we're together anything goes.
Friends 'till the end,
We're in the same boat,
But it will always stay afloat.
Friends 'till the end,
I'll never be alone again,
As long as I have you as a friend.
Friends 'till the end,
No matter what people say,
We will always go our own way.
We may take other paths,
And go separate ways,
But we'll always meet at the bend,
Because we're friends 'till the end.
26Share
Sabtu, 31 Desember 2011
Tentang EGK...
Awalnya cuma iseng-iseng sms-an. Lama-lama jadi suka, terus pacaran tapi cuma untuk pelampiasan dan ajang percobaan LDR. Selanjutnya diputusin tanpa alasan yang jelas. Tapi selama sendiri rasa bersalah itu selalu menghantui. Kasihan sih liat dia yang berharap untuk backstreet tapi malah dapet respon konyol dari seorang siswi SMA yang waktu itu baru duduk di kelas X. Setelah pembicaraan itu kami miss comunication.Entah kenapa setiap mendengar lagu Mantan Terindah (Kahitna) sosok itulah yang selalu muncul dalam benakku.
"Ya Tuhan, kenapa aku ini?" Sampai akhirnya Tuhan memperkenankan aku bertemu dengan sosok misterius yang belum pernah aku bertemu sebelumnya. Perasaan itu semakin menjadi-jadi ketika aku menatap dalam matanya. "Ya Tuhan, betapa berdosanya aku ini yang tega menghancurkan harapannya waktu itu". Selama pertemuan itu berlangsung aku merasa bahwa akulah perempuan terkejam yang ada ditempat ini. Rasa bersalah itu semakin menggerogotiku. Perempuan macam apa aku ini yang telah menyia-nyiakan cinta dan kasih sayang yang begitu besar dari sosok ini.
Aku gugup bercampur takut untuk memulai pembicaraan ini, tapi sepertinya sosok dihadapanku dapat membaca situasi sehingga aku dibuat nyaman untuk berada lama disisinya. Kata demi kata terucap dari bibir kami. Pada akhirnya dia menanyakan pertanyaan-pertanyaan penting yang harus aku jawab dengan jujur, sungguh-sungguh, dan dengan sepenuh hati. Cukup satu kata yang terucap dari bibirku untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, "YA". "Awal dari mulut, berakhirpun dari mulut". Pernyataan ini sebetulnya tak begitu ku pahami, namun ya sudahlah. Kami sepakat untuk membenahi hubungan kami dari awal. Sosok ini pun sudah berkomitmen untuk bla..bla..bla..bla.. tinggal masalah waktu dan perestuan saja yang jadi kendalanya.
Rindupun semakin menggebu-gebu. Dia pun kuundang untuk bertamu dirumahku untuk mengobati rasa kangen yang melanda tanpa berpikir apa kata orang rumah bila ada seorang lelaki yang bertamu dirumah malam-malam. Terlihat rona-rona penasaran dari wajah mereka namun aku tak merisaukannya. Pikirku kapan lagi aku punya banyak waktu untuk dapat berjumpa dengan sosok ini, sedangkan dalam waktu dekat aku harus pergi dan entah kapan aku akan kembali.
Aku akui aku sangat nyaman berada di dekatnya walaupun sebenarnya aku lebih banyak berdiam diri. Aku tak tau apa yang harus aku katakan. Tapi kehadirannya sudah cukup untuk mengobati rasa kangen + penasaran ku pada sosok ini dengan hanya menatapnya tanpa berkedip. Sepertinya sosok ini mulai terbiasa dengan karakterku yang tidak banyak bicara. Aku akui sosok ini pandai untuk menghidupkan suasana yang menurutku SURAM BANGET!. Tapi mau diapakan lagi aku memang tak banyak bicara.
Hari berganti hari. Semua orang di tempatku berada telah berada di penghujung tahun 2011. Tak pernah kusangka, aku duduk berdampingan didalam rumah Tuhan yang kudus dengan sosok ini. Perasaanku saat itu terasa sangat tenang dan damai. Aku sangat bersyukur kepada Tuhan karena di penghujung tahun ini, aku dipertemukan dengan sosok istimewa dan tentunya sangat menyayangiku. Aku berterima kasih kepada Tuhan karena telah menjawab doa dan pergumulanku selama ini. "Ya Tuhan, bila memang ini jalan terbaik bagiku, aku akan menjaga dia dan tidak akan mengecewakan bahkan menyakitinya untuk yang kedua kalinya. Berkatilah kami selalu agar apa yang kami lakukan tidak membuat orang lain risih".
Memang berat menjalani ini semua di tempat terpisah namun aku percaya Tuhan selalu mempersatukan hati kami. "Ya Tuhan terima kasih untuk kado Natal yang Tuhan berikan dalam hidupku, ini merupakan hadiah Natal terindah yang pernah aku dapat". Aku akan menjaganya selalu... Terima kasih Tuhan telah menghadirkan ENRICKO GUEVARA KARAMOY dalam kehidupanku.
Langganan:
Postingan (Atom)



